Pengikut

Jumat, 07 Desember 2018

PROFIL MANAJEMEN PENDIDIKAN FIP UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

MANAJEMEN PENDIDIKAN FIP UNG 
                                                                           (24-September-2011)
                                Dirintis Oleh : Arifin Doank                                                             

DASAR PEMIKIRAN

Jurusan/Prodi Manajemen Pendidikan resmi beroperasi pada tahun ajaran 1983/1984 dengan nama Jurusan Administrasi dan Supervisi Pendidikan yang pada waktu itu masih berstatus FKIP Universitas Sam Ratulangi Manado di Gorontalo.  Sejak keberadannya, Jurusan Administrasi dan Supervisi Pendidikan hanya menerima empat angkatan, karena sejak ditetapkannya SK passing out yang terhitung mulai tahun 1991/1992 hingga tahun ajaran 1998/1999 tidak menerima mahasiswa. Penerimaan mahasiswa dilakukan kembali pada tahun 1999/2000 setelah pencabutan passing out dari Dirjen Dikti No. 319/DIKTI/Kep/2000 yang mengizinkan Jurusan Administrasi dan Supervisi Pendidikan menerima mahasiswa yang berstatus PNS atau pegawai. 
Jurusan Manajemen Pendidikan (S1) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo Jurusan/Prodi Manajemen Pendidikan telah terakreditasi B berdasarkan keputusan Dirjen Dikti Nomor  08448 /  Ak.IX-S1-37/SPGADX/III/2006   berlaku 9 Maret 2006 sampai dengan 9 Maret 2011. Hal ini membuktikan langkah-langkah pengembangan jurusan/program studi selama ini menunjukkan perkembangan yang baik.
Dari segi ketenagaan, Jurusan Manajemen Pendidikan (JMP)  FIP UNG saat ini  memiliki dosen  15 orang: kualifikasi S3 sebanyak 4 orang  (diantaranya 2 orang  Guru Besar ), dan kualifikasi S2 sebanyak 7 orang (diantaranya 4 orang sementara S3). Selain itu, UNG  memiliki sejumlah tenaga pengajar yang berkualifikasi S3 dan guru besar dalam bidang kependidikan sebagai pendukung.

Visi
Inovatif  dan kompetetif  berlandaskan iman dan taqwa

Misi
  1. Menyelenggarkan pendidikan, pengajaran, dan pelatihan bidang manajemen pendidikan yang berkualitas
  2. Melakukan kajian keilmuan melalui kerjasama dengan lembaga terkait untuk meningkatkan kualitas manajemen pendidikan.
  3. Melakukan pengembangan inovasi baik teori maupun praktek di bidang  secara efektif, efisien dan berkelanjutan melalui kegiatan akademik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  4. Melakukan profesionalisme  manajemen pendidikan yang berorientasi pada pengembangan kualitas terpadu pada pengelolaan pendidikan.
  5. Menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan kajian pengembangan bidang    manajemen pendidikan.

MP FIP UNG COMMUNITY
  1. Sebagai wahana silaturrahmi untuk seluruh keluarga besar Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorointalo (MP FIP UNG)
  2. Salah satu media komunikasi antar personal/indiviu maupun masyarakat pemerhati pendidikan pada umumnya
  3. Tempat sharing untuk mendengar,melihat dan merespon semua masukan,kritikan yang positif demi kemajuan MP FIP UNG kedepan
  4. Membuka peluang untuk mengakses data dan informasi yang bermanfaat bagi almamater
  5. Sebagai media yg memberi fasilitas  komunikasi bagi semua alumni yang tak terbatas guna terus menjalin hubungan, secara emosional/ kultural.                                                           https://ar-ar.facebook.com/notes/manajemen-pendidikan-fip-ung/profil-manajemen-pendidikan-fip-universitas-negeri-gorontalo/180621035346184

Senin, 03 Desember 2018

Kuliah Manajemen Pendidikan di Luar Negeri - Prospek Kerja dan Persyaratan Mendaftar







19012

Jika di jaman dulu pendidikan hanya suatu nilai plus, di jaman sekarang pendidikan adalah sesuatu yang wajib. Siapa yang tidak ingin maju? Untuk dapat maju semua orang butuh pendidikan. Saat ini sudah banyak yang menyadari hal ini, sehingga masyarakat lebih bersedia mengeluarkan biaya untuk memberikan pendidikan yang bermutu bagi keturunan mereka.

Untuk menjamin mutu dan pendidikan yang selaras dengan perkembangan jaman, dibutuhkanlah seorang ahli yang bisa mengelola pendidikan. Dari situ lahirlah jurusan manajemen pendidikan. Lulusan manajemen pendidikan bisa bekerja di sektor pendidikan formal (sekolah, universitas, institusi pendidikan), informal seperti tempat les, penitipan anak, hingga memberi pelatihan atau training untuk perusahaan dan organisasi.

Menurut data statistik Biro Tenaga Kerja Amerika, tenaga ahli dalam manajemen pendidikan untuk sekolah dasar dan menengah dibayar $86,060 per tahun, sedangkan yang berkarir di bidang pendidikan anak usia dini dan penitipan anak mengantongi sekitar $46,370 per tahun. Bayaran lebih tinggi diberikan untuk mereka yang berkarir di bidang pendidikan tinggi, terutama pascasarjana, dengan pendapatan per tahun sekitar $92,920.

Secara umum, pekerjaan dari seorang lulusan manajemen pendidikan adalah menyusun kurikulum, struktur institusi, membuat peraturan, membuat anggaran dan laporan keuangan untuk pendidikan, hingga hal-hal manajerial seperti hubungan massa, menyelesaikan konflik, serta melatih staf dan murid.

Untuk dapat menempati posisi manajerial, biasanya dibutuhkan gelar S2, karena dalam perkuliahan S2, masalah-masalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan yang sebenarnya dibahas dengan lebih spesifik. Beberapa contoh pekerjaan yang bisa ditekuni oleh para lulusan jurusan manajemen pendidikan adalah sebagai berikut:

  • Administrasi Sekolah
  • Kepala Sekolah
  • Asisten Kepala Sekolah
  • Rektor Mahasiswa
  • Penyusun Kurikulum
  • Direktur Operasional
  • Manajer Fakultas
  • Dan lain-lain


KULIAH MANAJEMEN PENDIDIKAN DI LUAR NEGERI


Kuliah jurusan manajemen pendidikan di luar negeri tentunya akan menjadi suatu keunggulan sendiri. Dengan kuliah di luar negeri, kamu dapat melihat dan merasakan sendiri lingkungan belajar dan mengajar di sana, baik itu adalah alat peraga mengajar, metode mengajar, cara guru memotivasi anak didik, fasilitas. layanan dan infrastruktur yang tersedia untuk anak didik dan lain sebagainya.




PERSYARATAN MENDAFTAR

Untuk dapat diterima di program kuliah S1 Manajemen Pendidikan di luar negeri, pada umumnya harus memenuhi syarat berikut:
  • nilai rapor rata-rata minimal 8
  • nilai TOEFL minimal 500

Sedangkan untuk mendaftar ke jurusan S2:
  • disyaratkan nilai IPK minimal 3.2
  • memiliki pengalaman mengajar

Persyaratan masuk di setiap universitas berbeda-beda, sehingga disarankan untuk konsultasi dengan ahli kuliah luar negeri untuk mengetahui persyaratan masuk mendetil dari universitas yang kamu minati. Hotcourses menyediakan layanan konsultasi gratis.

DASAR-DASAR MANAJEMEN PENDIDIKAN

Pengertian Manajemen
Secara etimologi kata manajemen diambil dari bahasa Perancis kuno, yaitu menagement, yang artinya adalah seni dalam mengatur dan melaksanakan. Manajemen dapat juga didefinisikan sebagai upaya perencanaan, pengkoordinasian, pengorganisasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efisien dan efektif. Efektif dalam hal ini adalah untuk mencapai tujuan sesuai perencanaan dan efisien untuk melaksanakan pekerjaan dengan benar dan teroganisir.
Berikut adalah definisi manajemen menurut para ahli:
1. Mary Parker Follet. Menurut Mary Parker Follet, pengertian manajemen adalah sebuah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Dengan kata lain, seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan sebuah organisasi.
2. George R. Terry. Menurut George Robert Terry, pengertian manajemen adalah sebuah proses yang khas yang terdiri dari beberapa tindakan; perencanaan, pengorganinasian, menggerakkan, dan pengawasan. Semua itu dilakukan untuk menentukan dan mencapai target atau sasaran yang ingin dicapai dengan memanfaatkan semua sumber daya, termasuk sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.
3. Henry Fayol. Menurut Henry Fayol, pengertian manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengawasan/ kontrol terhadap sumber daya yang ada agar mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
Pengertian Pendidikan
Secara Etimologi atau asal-usul, kata pendidikan dalam bahasa inggris disebut dengan education, dalam bahasa latin pendidikan disebut dengan educatum yang tersusun dari dua kata yaitu E dan Duco dimana kata berarti sebuah perkembangan dari dalam ke luar atau dari sedikit banyak, sedangkan Duco berarti erkembangan atau sedang berkembang. Jadi, Secara Etimologi pengertian pendidikan adalah proses mengembangkan kemampuan diri sendiri dan kekuatan individu.  Sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia, pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.
Berikut adalah definisi manajemen menurut para ahli:
1. Pengetian pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia). Menurut Ki Hajar Dewantara bahwa pengertian pendidikan adalah tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
2. Menurut Ahmad D. Marimba. Pengertian pendidikan menurut Ahmad D. Marimba adalah bimbingan atau bimbingan secara sadar oleh pendidik terdapat perkembangan jasmani dan rohani terdidik menuju terbentuknya keperibadian yang utama.
3. Martinus Jan Langeveld. Pengertian pendidikan menurut Martinus Jan Langeveld bahwa pengertian pendidikan adalah upaya menolong anak untuk dapat melakukan tugas hidupnya secara mandiri supaya dapat bertanggung jawab secara susila. Pendidikan merupakan usaha manusia dewasa dalam membimbing manusia yang belum dewasa menuju kedewasaan.
Pengertian Manajemen Pendidikan
Manajemen pendidikan adalah suatu proses atau sistem pengelolaan Manajemen pendidikan sebagai suatu proses atau sistem organisasi dan peningkatan kemanusiaan dalam kaitannya dengan suatu sistem pendidikan. Kegiatan pengelolaan pada suatu sistem pendidikan bertujuan untuk keterlaksanaan proses belajar mengajar yang baik, yang mencakup:

  1. Program kurikulum yang meliputi administrasi kurikulum, metodepenyampaian, sistem evaluasi, sistem bimbingan.
  2. Program ketenagaan
  3. Program pengadaan dan pemeliharaan fasilitas dan alat-alat
  4. pendidikan.
  5. Program pembiayaan.
  6. Program hubungan dengan masyarakat.

Pendekatan sistem dalam manajemen pendidikan sebagai akibat dari dianutnya pendekatan dalam sistem pendidikan. Sistem pendidikan adalah suatu kesatuan dari berbagai unsur yang satu dengan yang lainnya saling berhubungan dan bergantung didalam mengemban tugas untuk mencapai tujuan sistem tersebut. Unsur-unsur dari luar yang memasuki sistem dan kemudian mengalami proses disebut keluaran atau output (Oemar Hamalik, 2007: 78).
Fungsi-fungsi Manajemen dalam proses pendidikan
1.Perencanaa (Planning)
Fungsi paling awal dari semua menejemen. Perencanaan adalah proses kegiatan untuk menyajikan secara sistematis segala kegiatan yang akan dilaksanakan untyuk mencapai tujuan tertentu. Perencanaan dapat diartikan sebagai penetapan tujuan, budget, policy prosedu, dan program suatu organisasai. Dengan adanya perencaan, fungsi menejemen berguna untuk menetapkan tujuan yang akan dicapai, menetapkan biaya, menetapkan segala peraturan-peraturan dan pedoman-pedoman yang harus dilaksanakan. bPerencanaan meliputi beberapa aspek, diantaranya apa yang akan dilakukan , kapan dilakukan, dimana akan dilakukan, bagaimana cara melaukaknnya, apa saja yang dibutuhkan agar tercapai tujuan dengan maksimal.
2Pengorganisasian (Organizing)
Di dalam sistem menajemen pengorganisasian adalah lanjutan daro fungsi perencanaan. Bagi suatu lembaga atau organisasi, pengorganisasian merupakan urat nadi organisasi. Oleh sebab itu kenerlangsungan organisasai atau lembaga sangat dipengaruhi pengorganisasian. Pengorganisasian menurut Heidjarachaman Ranupandjo adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu, pelaksanaannya dengan membagi tugas, tanggung jawab , serta wewenang diantara kelompoknya, ditentukan juga yang akan menjadi pemimpin dan saling berintegrasi dengan aktif.
3. Penggerakan ( Actuating)
Penggerakan berfungsi untuk merealisasikan hasil perencanaan dan pengorganisasian. Penggerakan merupakan usaha untuk mengarahkan atau menggerakan tenaga kerja atau man power dan mendayagunakan fasilitas yang tersedia guna melaksanakan pekerjaan secara bersamaan. Fungsi ini memotifasi bawahan atau pekerja untuk bekerja dengan sungguh-sungguh supaya tujuan dari organisasi dapat tercapai dengan efektif. Fungsi ini sangat penting untuk merealisasikan tujuan organaisasai.
4. Pengawasaan
Pengawsaan merupakan kegiatan untuk mengamati dan mengukur segala kegiatan operasi dan pencapaian hasil dengan membandingkan standar yang terlihat dalam rencana sebelumnya. Fungsi pengawasan menjamin segala kegiatan berjalan sesuai dengan kebijaksanaan, strategi, rencana, keputusan dalam program kerja yang telah dianalisis, dirumuskan serta ditetapkan sebelumnya.